Flow: Ritme, kecepatan, dan artikulasi seorang rapper saat menyampaikan lirik di atas ketukan (beat).
Bar: Satu baris musik atau irama (satu measure dalam teori musik standar, umumnya terdiri dari 4 ketukan).
Freestyle: Kemampuan menyanyikan rap secara spontan/improvisasi tanpa persiapan teks sebelumnya.
Diss Track: Lagu yang dibuat khusus untuk menyerang, menghina, atau meruntuhkan reputasi rapper lain.
Sampling: Teknik mengambil potongan suara dari lagu lain (vokal, instrumen, atau drum) untuk diolah kembali menjadi bagian dari beat baru.
Boom Bap: Sub-genre produksi hiphop klasik era 90-an yang ditandai dengan bunyi kick drum keras (“boom”) dan snare drum tajam (“bap”).
Trap: Sub-genre hiphop modern yang ditandai penggunaan hi-hats cepat (roll), bass 808 yang tebal, dan synthesizer bernuansa gelap.
OG (Original Gangster): Sebutan penghormatan untuk para veteran, senior, atau perintis yang memiliki reputasi tinggi di skena hiphop.
Swag: Gaya, sikap, atau cara membawa diri yang penuh percaya diri, kharismatik, dan keren.
Rockstar: Sebutan untuk rapper yang punya gaya hidup, aksi panggung, atau estetika layaknya bintang musik rock (liar, bebas, dan fashionable).
Baddie: Istilah untuk perempuan yang tampil sangat menarik, percaya diri, gaya busananya stylish, dan punya pendirian kuat.
Ice: Perhiasan mewah (seperti kalung, rantai, berlian, atau jam tangan) yang berkilau hingga tampak seperti es.
Rack: Sebutan slang untuk tumpukan uang tunai (umumnya merujuk pada uang kertas senilai 1.000 dolar AS per tumpuk).
