Kolektif/band experimental jazz hip-hop asal Kyoto & Osaka, Black Petrol, baru aja merampungkan aksi panggung mereka di Indonesia. Setelah tampil di panggung LaLaLa Fest 2026, mereka langsung bikin intimate show Black Petrol Live in Jakarta di Coma, M Bloc, Jakarta Selatan (24/8)
Awal mula Black Pertol berawal dari lingkaran pertemanan saat kuliah, punya ide untuk menggabungkan musik hip-hop yang mereka mainkan menjadi nuansa jazz.
Pendekatan musik & proses kreatif album melalui kebebasan eksplorasi, tiap member diberi kebebasan mengolah sound (termasuk eksperimen UK Garage) sesuai porsinya masing-masing.
Gitaris memiliki peran ganda, bertindak sebagai produser yang memberi arahan presisi kepada para rapper tentang elemen mana yang masuk atau dieliminasi demi menjaga konsep lagu.
Kesan di Jakarta :
- Harmoni & Kebebasan: Terkesan melihat kehidupan warga lokal yang santai dan apa adanya (melihat orang main catur di pinggir jalan hingga orang tidur bareng kucing).
- “Nongkrong”: Kagum melihat kultur lokal di mana orang bisa duduk, ngobrol, dan minum kopi bersama tanpa harus melakukan hal berat.
- Kopi Lokal Juara: Dari semua kuliner, kopi Jakarta jadi favorit utama mereka—bahkan dinilai lebih enak dibanding kopi di Jepang.
